James Gunn. The Direct

Salah satu proyek film reboot DC berjudul “The Suicide Squad” telah menyelesaikan masa produksinya dan tidak lama lagi akan tayang secara global. “The Suicide Squad” pun digarap dengan serius mengingat film pertamanya mendapat respon negatif dari penggemar dan kritikus. Salah satu bentuk keseriusan DC untuk menggarap film ini adalah dengan menghadirkan sutradara fenomenal, James Gunn. Sutradara yang terkenal akan karyanya di Marvel itu dipercaya untuk mengarahkan film reboot ini.

Selama masa produksi “The Suicide Squad” berlangsung, ternyata sang sutradara memiliki dua permintaan khusus untuk Warner Bros. selaku rumah produksi film tersebut. Hal itu ia sampaikan dalam perbincangannya bersama Indiewire terkait proyek film terbarunya itu. Kedua permintaan Gunn tersebut pun dikabarkan dipenuhi oleh Warner Bros. yang sangat menghormati sosok sutradara itu.

Gunn Minta Dua Hal Ini Kepada Warner Bros.

James Gunn. Deadline

Baru-baru ini, sutradara “The Suicide Squad” membocorkan bahwa ia memiliki dua permintaan khusus selama menggarap proyek film tersebut. Kedua permintaan yang ditujukkan pada Warner Bros. itu akhirnya diketahui setelah dirinya berbincang dengan Indiewire. Dalam perbincangan itu, pertama Gunn menginginkan film “The Suicide Squad” memiliki rating R (Restricted). Kedua, sang sutradara ingin lokasi syuting film itu dilakukan di Amerika Serikat.

“Setelah selesai (perbincangan), lalu mereka meminta saya untuk menyutradarai film itu. Dan saya akan bersedia namun saya memiliki dua syarat yang mungkin tidak disukai. Pertama, film ini harus diberikan rating R (Restricted). Yang selanjutnya, saya ingin lokasi syuting di Atlanta, Georgia, karena ayah saya sedang sakit dan ia tinggal di St. Louis. Namun mereka menginginkan syuting di Inggris” ujar Gunn.

Lalu ia pun menyadari bahwa permintaan keduanya itu sangat sulit dilakukan karena terdapat beberapa hal yang harus dipertimbangkan. Namun ia juga tidak bisa ke Inggris karena kondisi ayahnya yang sedang sakit di Amerika. Tetapi tanpa disangka Warner Bros. ternyata menyanggupi permintaan Gunn. Dan sang sutradara pun berterima kasih karena dibebaskan untuk melakukan pekerjaanya.

“Saya tidak bisa sejauh itu dari ayah saya. Permintaan kedua itu mungkin yang paling sulit, karena kemungkinan biaya shooting di Amerika Serikat akan lebih mahal dengan berbagai pajaknya. Namun itu lah kondisi saya. Tetapi akhirnya mereka menyetujui, dan mereka sangat luar biasa. Mereka benar-benar membiarkan saya melakukan apa pun,” lanjutnya.

Sang Ayah Meninggal Dunia Sesaat Sebelum Syuting Dimulai

James Gunn and His Fathers. from James Gunn’s Twitter

Permintaan pertama Gunn yang menginginkan film “The Suicide Squad” diberikan rating R (Restrictes) mungkin sangat mudah untuk disanggupi. Mengingat Gunn sebelumnya memang telah bernegosiasi saat masih menulis cerita itu. Namun permintaan kedua yang memindahkan lokasi syuting ke Atlanta, Georgia menjadi yang tersulit karena akan menggelontorkan biaya lebih mahal. Melakukan syuting di Inggris memang jauh lebih murah dibanding di Amerika Serikat karena pajaknya.

Fakta bahwa Warner Bros. menyetujui permintaan itu merupakan salah satu keuntungan untuk James Gunn. Walaupun juga menjadi sesuatu yang pahit karena ayahnya meninggal sekitar satu pekan sebelum syuting dimulai. Namun Gunn sendiri tidak ingin berduka lebih lama dan langsung memfokuskan dirinya pada proyek tersebut.

Hasilnya film “The Suicide Squad” mendapat respon yang positif dari kritikus di ulasan pertamanya beberapa waktu lalu. Bahkan film tersebut sempat memperoleh skor 100% di situs ulasan film Rotten Tomatoes dari 43 kritikus. “The Suicide Squad” baru akan tayang secara global pada pekan ini, tepatnya tanggal 6 Agustus 2021.

Baca juga: Produser Ungkap The Suicide Squad Tidak Terhubung Dengan Semesta DC

 34 views

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *