Black Widow
Black Widow. Sumber: New_BlackWidow

Baru-baru ini film yang baru ditayangkan Black Widow, merupakan superhero Marvel yang film terakhirnya menjadi superhero.

Aktris yang memerankan sosok Scarlett Johansson menggugat pihak Disney yang menjadi rumahnya selama 10 tahun bersama para pemain Avengers lainnya.

Baca Juga:Film Terbaru Dwayne Johnson ini Kuasai Box Office, Tinggalkan Black Widow

Sang aktris juga kesal karena ia menganggap pihak Disney telah melanggar kontrak kerja yang telah mereka sepakati.

Hal ini terjadi setelah pihak Disney memilih untuk menayangkan Black Widow di OTT milik mereka, Disney+, bersama dengan penayangan di bioskop.

Dilansir dari Variety disebutkan jika kasus itu sudah dilimpahkan ke pengadilan pada kamis lalu di Los Angeles.

Mengalami Kerugian Besar

Black Widow
Black Widow. Sumber: Goodfon

Pihak pengacara dari Scarlett Johansson sendiri, menyebutkan jika pihaknya mengalami kerugian karena hanya dijanjikan bonus jika mencapai target tertentu.

Bonus tersebut juga pun tidak didapatkannya karena pihak dari Disney lebih memilih untuk menayangkan film Black Widow.

Pada layanan streaming mereka dengan tujuan agar para penonton beralih ke sana, untuk menyaksikan film di layanan streaming Disney+.

Sang pengacara juga, John Berlinski, menyebutkan bahwa Scarlett Johansson mendapatkan bayaran sebesar USD 20 juta.

Mereka juga mengungkapkan kekecewaannya, dengan tidak mendapatkan kompensasi apapun dari penayangan di Disney+.

Kedua, Disney secara substansi ingin mengevaluasi perjanjian dengan Scarlett Johansson dengan demikian memperkaya dirinya sendiri.

Film Black Widow sendiri mencatat pendapatan sebesar USD 80 juta di Amerika dan USD 79 juta di seluruh dunia.

Mengajukan Gugatan Kepada Disney

Black Widow Di Perankan Kembali Oleh Scarlett Johansson
Black Widow Di Perankan Kembali Oleh Scarlett Johansson. Sumber: Deffinition

Sementara dari Disney+ mereka mendapatkan hingga USD 60 juta dengan menjual layanan premium seharga USD 30 untuk menyaksikan film tersebut.

Total pendapatan dari film tersebut USD 158 juta atau senilai Rp 2,2 triliun dari seluruh dunia sejak penayangan perdana film itu pada 9 Juli.

Raihan tersebut juga menjadi film paling tidak laku dari Marvel hingga saat ini. Bahkan dilansir dari deadline.

Disebutkan jika film Black WIdow mengalami penurunan hingga 68% pada minggu kedua penayangan dan merupakan rekor tersendiri di Marvel Cinematic Universe.

Baca Juga: Marvel Studios Dilaporkan Telah Menetapkan Sutradara Untuk Proyek Film Blade

Dilansir dari Collider, Scarlett Johansson sendiri dikabarkan sudah bergabung dengan Disney untuk membintangi Tower of Terror.

Dengan genre film horor. Selain itu ia juga menjadi pemeran utama,  Scarlett Johansson juga menjadi produser juga dalam film.

Namun dengan munculnya kasus tersebut belum diketahui bagaimana masa depan sang aktris dengan perusahaan berlogo tikus itu.

 

 34 views

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *